Kelangkaan Pertalite di SPBU Bangkinang Akibat Kuota Bulanan Habis
00:00
00:00
KAMPAR (KAMPOENG NEWS.COM) – SPBU Kota Bangkinang mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite selama dua hari terakhir. Kondisi ini disebabkan oleh habisnya kuota bulanan yang telah ditetapkan. Pengawas SPBU, Ngatirin menjelaskan bahwa perubahan sistem kuota dari tahunan menjadi bulanan menjadi faktor utama cepat habisnya stok BBM tersebut.
“Kalau dulu kuota itu per tahun, sekarang berubah jadi per bulan. Jadi ketika konsumsi tinggi, kuota cepat habis,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menambahkan, tingginya permintaan masyarakat juga mempercepat habisnya stok. Apalagi ketika SPBU lain mengalami kekosongan, konsumen akan beralih ke SPBU tersebut.
“Kalau di tempat lain kosong, otomatis masyarakat berkumpul di sini. Itu yang membuat kuota cepat terkuras,” jelasnya.
Untuk mengatasi kekosongan, pihak SPBU telah berkoordinasi dengan Pertamina dan mendapatkan bantuan pasokan sekitar 8 ton Pertalite. Namun jumlah tersebut dinilai sangat terbatas.
“Kalau kondisi seperti ini, 8 ton tidak sampai satu hari, mungkin nanti malam sudah habis,” kata Ngatirin.
Ia juga menyebutkan bahwa dalam kondisi normal, pasokan Pertalite bisa mencapai 24 hingga 40 ton per hari, jauh lebih besar dibanding bantuan yang diterima saat ini.
Operasional pengisian BBM kembali dibuka sekitar pukul 14.00 WIB setelah pasokan tambahan tiba.
Namun, untuk ke depannya belum ada kepastian distribusi tambahan sebelum awal bulan berikutnya. Pihak SPBU berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang terjadi dan tetap menjaga ketertiban saat antre pengisian BBM.
“Kami minta masyarakat maklum dengan kondisi ini dan tetap tertib. Kami juga terus berupaya berkoordinasi dengan Pertamina agar pasokan bisa kembali normal,” tutupnya.
Sumber : Riaupos.co