Kasus Pengancaman Dengan Senjata Tajam Warga Desa Siabu Batal Damai, Pelaku Kabur
SIABU. KAMPOENG NEWS.COM - Kasus pengancaman dengan senjata tajam warga desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar gagal diselesaikan dengan jalur damai, disebabkan pelaku kabur dari rumah saat akan diselesaikan oleh pihak desa.
Peristiwa pengancaman terjadi pada Selasa siang 09/06/2026 saat korban PR ( Inisial ) sedang membawa tandan buah sawit dalam keranjang menggunakan sepeda motor miliknya, ditengah jalan PN ( Inisial )menghentikannya dengan membawa senjata tajam berupa sabit kemudian diletakkan dileher korban.
Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha merelai untuk menghentikan pelaku, RT setempat berhasil membujuk pelaku untuk menurunkan senjata tajam yang diarahkan kepada korban.
" Untung pak RT berhasil membujuk pelaku untuk tidak menggunakan senjata tajam, yang diarahkan dileher korban, sehingga kejadian yang lebih fatal dapat dihindari," ujar Kadus Selvi.
Dengan kejadian tersebut korban merasa tidak terima dan melaporkan kepada babinkamtibmas untuk menindaklanjuti laporannya, setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, korban bersedia diselesaikan dengan jalur damai dan di pasilitasi oleh pemerintah desa.
Menindaklanjuti permintaan korban, pihak desa mengundang pihak pelaku dan korban untuk diselesaikan dengan jalur damai, namun pelaku tidak ditemui malah kabur dari rumah saat dihubungi oleh pihak desa untuk penyelesaian.
" Penyelesaian jalur damai rencana akan dilaksanakan hari ini Rabu, 10 /06/2026, namun sepertinya gagal, karena pelaku tidak kita jumpai dan informasi kabur dari rumah, dan belum ada kejelasan," kata Kadus.
Menurut keterangan Kepala Dusun peristiwa di picu karena salah paham dan tidak kordinasi pemilik kebun sawit yang dipanen korban, karena pemanen dari suami dan istri berbeda orang, sehingga kedua pemanen terjadi perselisihan.
Baca Juga: