Notification

×

Iklan

Harga Karet di Sumsel Diprediksi Makin Tinggi Sampai Akhir Tahun, Terbaru Rp 18 Ribu Per Kilo

16 October 2020 | Friday, October 16, 2020 WIB Last Updated 2020-10-19T14:12:50Z
Foto : Tribunnews
KAMPOENG NEWS- PALEMBANG. Di lansir dari media ternama Tribunnews.com,Tren harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga akhir tahun mendatang.
Harga karet di Sumsel, tiap hari mengalami kenaikan.

Hingga Rabu (14/10/2020) kemarin harga karet di Sumsel menyentuh angka Rp Rp 18.063 per kilogram, untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen

"Seluruh negara kini sudah memulai menggeliatkan industrinya di masa new normal.

Sehingga permintaan karet alam di dalam negeri menjadi tinggi," kata Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, Fachrurrozi melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP), Rudi Arpian, Kamis (14/10/2020).

Penyebab Harga Karet di Sumsel Tinggi, 
Rudi Arpian mengungkapkan, kenaikan harga karet tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp 567 jika dibandingkan pada, Senin (12/10/2020) yang mencapai Rp17.496 per kilo.

"Tren meningkatnya harga karet sudah hampir sepekan terakhir. Tiap hari harganya merangsek naik," katanya.

Menurutnya, kenaikan harga karet lokal dilatari oleh beberapa hal yakni naiknya harga karet dunia berdampak terhadap harga di dalam negeri.

ketatnya pasokan karet alam akibat produksi karet alam dunia mengalami penurunan selama tiga bulan terakhir dan produksi karet dari produsen dunia khususnya Vietnam mengalami penurunan pasokan

 "Di masa pandemi ini hampir seluruh negara produsen karet, produksinya mengalami penurunan terutama Vietnam.

Inilah yang menyebabkan harga karet dalam negeri alami kenaikan," tegas Rudi.

Selain itu, permintaan karet dari negara tujuan ekspor seperti Cina, Amerika, Eropa dan Jepang saat ini sedang mengalami peningkatan.

Negara-negara tersebut sekarang tengah gencar melalukan pemulihan ekonomi daerah dengan menggeliatkan kembali industri di negara masing-masing.

Tingginya antusiasme negara-negara tujuan ekspor karet menggeliatkan industri mereka.

Secara tidak langsung berdampak terhadap tingginya permintaan karet di dunia.
Sumber : Tribunnews.com
×
Berita Terbaru Update