Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan ylx

Adssense 234x60

Sawit Semakin Meroket, Harga TBS Satu Minggu kedepan Naiik Menjadi Rp 4.183,51/Kg.

Selasa, Maret 08, 2022 | 20:46 WIB Last Updated 2022-03-08T14:25:49Z
Foto petani sedang menimbang sawit. ( Foto : Info publik.id)

540 Views

KAMPOENG NEWS.COM. PEKANBARU. Dikutip dari media ternama Kabarlah.com - Harga kelapa sawit periode 9-15 Maret 2022 mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 252,57/Kg atau mencapai 6,43% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 4.183,51/Kg. 

Dilansir dari Mediacenter Riau, Kepala dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan harga jual CPO dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Pengerjaan Tol Pekanbaru – Bangkinang 97,99 persen
“Untuk harga jual CPO, PT. PN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 970,60/Kg dari harga minggu lalu, Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 1.163,84/Kg dari harga minggu lalu, PT. Asian Agri mengalami kenaikkan sebesar Rp. 1.139,19/Kg dari harga minggu lalu,” katanya.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, perusahaan tidak ada melakukan penjualan sehingga untuk data kernel diambil rata-rata dari periode sebelumnya.

Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) kembali naik pada perdagangan hari senin mengacu pada data kepada Refinitiv harga CPO dibanderol di level MYR 6.554/ton atau naik 4,46%.
 
Namun, selang beberapa menit perdagangan harga CPO memangkas kenaikannya menjadi 3,11% ke MYR 6.471/ton. 
 
“Namun, harga CPO acuan Malaysia telah melonjak 45% tahun ini ke rekor tertinggi, ditambah adanya pembatasan ekspor oleh produsen utama CPO yaitu Indonesia dan adanya gangguan pasokan minyak bunga matahari karena konflik Ukraina,” sebutnya.

Namun, produsen CPO harus tetap menghadapi biaya operasional yang lebih tinggi, terutama karena pasokan pupuk yang bergantung oleh sumber petrokimia yang menggunakan minyak bumi sebagai bahan dasarnya juga melonjak.

Analis mengatakan bahwa harga komoditas yang tidak terkendali menyebabkan produsen CPO seperti Indonesia dan Malaysia menunda pembuatan biodiesel dan memutuskan untuk beradaptasi dengan situasi pasar.
 
Berikut ini penetapan harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau No.10 periode 9 -15 Maret 2022:

Umur 3th (Rp 3.113,05);
Umur 4th (Rp 3.360,84); 
Umur 5th (Rp 3.661,13); 
Umur 6th (Rp 3.747,59); 
Umur 7th (Rp 3.893,99); 
Umur 8th (Rp 4.000,28); 
Umur 9th (Rp 4.090,66);
Umur 10th-20th (Rp 4.183,51); 
Umur 21th (Rp 4.012,42); 
Umur 22th (Rp 3.993,05); 
Umur 23th (Rp 3.976,91);
Umur 24th (Rp 3.815,51); 
Umur 25th (Rp 3.726,74)
Sumber : Kabarlah.com
×
Berita Terbaru Update