Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan ylx

Adssense 234x60

Bangun Perekonomian Umat, MUI Kampar Gelar Seminar Nasional Wakaf, Hadirkan Tiga Narasumber Kompeten

Sabtu, Desember 18, 2021 | 16:17 WIB Last Updated 2021-12-18T09:23:44Z
Seminar Wakaf oleh MUI Kampar bidang pemberdayaan perekonomian umat, di aula SMA Muhammadiyah Bangkinang kota.

540 Views

BANGKINANG KOTA - KAMPOENG NEWS. COM. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar bidang  Komisi Pemberdayaan Ekonomi umat, adakan seminar Nasional Wakaf pada Sabtu, 18 Desember 2021, di aula gedung SMA Muhammadiyah Bangkinang kota Kabupaten Kampar.

Seminar dihadiri seratus peserta, terdiri dari pengurus MUI Kampar, ketua ormas, pimpinan pondok pesantren dan para pengurus Masjid se kabupaten Kampar.

Dalam seminar tersebut menghadirkan tiga pemateri kompeten, mereka adalah Dr. Yuli Yasin, MA, (sebagai wakil ketua Badan Wakaf Indonesia Nasional).  Prof. Dr. H.Akbarizan, M.Ag.,M.Pd. (Ketua Badan Wakaf Indonesia Kota Pekanbaru). Dr.H. Nawardi M. Saleh, LC.MA. ( Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kampar).

Dalam sambutannya ketua panitia pelaksana Ustadz Suyani, SE, ME, mengatakan bahwa seminar dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat berwakaf bagi umat, " Tujuan kami buat seminar dari komisi pemberdayaan ekonomi umat, untuk memberikan motivasi kepada para tokoh Agama, dan pimpinan pondok pesantren dan pengurus Masjid untuk bersemngat mengelola wakaf yang sangat banyak manfaatnya, sehingga terbangun ekonomi umat ini," ungkapnya.

Selanjutnya  ketua MUI Kampar, Drs, Alyasser, M.E.I  dalam sambutannya memberikan motivasi kepada peserta panitia dan peserta, untuk selalu siap menjadi pengelola wakaf ( Nazir), " ketika saya masuk tadi  panitia memberikan tas yang tak biasanya, tas para pengusaha, ini memberi tanda kepada kita, untuk selalu siap mengelola wakaf untuk membangun ekonomi umat," jelas beliau.

Dalam pemaparan narasumber Prof. Dr. H.Akbarizan, M.Ag.,M.Pd. Beliau menyebutkan ," kesalahan kita saat ini adalah harta wakaf tidak di pruduktifkan, hanya di biarkan tanpa ada manfaatnya, selain itu para pengelola wkafa atau Nazir kurang profesional", Ungkapnya.

Selain itu  Dr. Yuli Yasin, MA, menambahkan bahwa wakaf harus didukung SDM yang mumpuni, sehingga harta wakaf dapat difungsikan dan mampu membangun perekonomian umat.

Seminar berlangsung hingga pukul 14.00 WIB, dengan pemaparan pemateri ke Tiga Ustad Dr. H. Mawardi M.Soleh, LC.MA, beliau menjelaskan mengenai pemikiran Ulama Salaf tentang Wakaf untuk membangun perekonomian umat, namun Ustad Mawardi menyampaikan materi menggunakan zom, karena terkendala signal akhirnya terputus, dan seminar diakhiri oleh panitia.

×
Berita Terbaru Update