Notification

×

Iklan

Iklan

Pemilihan Kepala Desa Serentak di Undur 24 November Mendatang, Sosialisasi Calon Kades Agar Lebih Maksimal

12 November 2021 | Friday, November 12, 2021 WIB Last Updated 2021-11-13T07:16:00Z
Ilustrasi : foto panitia Pilkades Desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar.

2.870 Views

KAMPOENG NEWS.COM. BANGKINANG-Di kutip dari media ternama Riau (CAKAPLAH.COM) - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kampar yang semula dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu (17/11/2021) resmi diundur selama satu pekan ke depan dan akan dilaksanakan pada Rabu (24/11/2021).

Penetapan pengunduran jadwal Pilkades Serentak di 102 desa tersebut diputuskan dalam rapat yang dipimpin Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, Jum'at (12/11/2021). Rapat ini dihadiri Kapolres Kampar AKBP Rido Rolly Parsaoran Purba, Dandim 0313/KPR Letkol Inf. Leo Oktavianus Sinaga, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kampar Afrizal, Kepala Satpol PP H Nurbit, perwakilan Inspektorat dan Kepala Bagian Hukum Setda Kampar dan undangan lainya.

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto menyampaikan alasam pengunduran Pilkades serentak karena masih perlunya waktu untuk mempersiapkan administrasi maupun kesiapan calon kepala desa.

"Semuanya ini untuk terlaksananya Pilkades Serentak dapat berjalan dengan baik dan lancar," cakap Catur.

Dengan pengunduran jadwal ini Catur berharap mekanisme pelaksanaan maupun dalam sisi penyelenggaraan pemungutan suara nantinya dapat terlaksana dengan baik.

Bupati berharap kepada seluruh stakeholder agar mendukung sepenuhnya pelaksanaan Pilkades tanpa ada suatu kendala apapun.

Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19 ia mengingatkan rangkaian penyelenggaraan Pilkades tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat sehingga nantinya tidak ada klaster baru yang terjadi.

Sementara itu, terkait penundaan Pilkades dan isu-isu yang beredar di masyarakat seperti belum cairnya anggaran Pilkades, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kampar Afrizal mengaku bahwa dana penyelenggaraan Pilkades Serentak Kampar sebesar Rp 2 miliar lebih belum cair.

Dana ini akan digelontorkan kepada 102 desa yang akan melaksanakan Pilkades.

Mantan Kepala Bappeda Kampar dan dinas Koperasi dan UKM ini menyebutkan bahwa dana ini akan digunakan untuk membayar honor panitia penyelenggara, biaya penggandaan, makan dan minum panitia penyelenggara dan lainnya.

Namun Afrizal mengaku tidak mengetahui berapa alokasi anggaran untuk setiap desa yang melaksanakan Pilkades serentak. "Tergantung jumlah pemilih dan TPS," kata Afrizal.

Ia juga mengaku dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) kegiatan ini belum selesai "Kita selesaikan, masih dalam berjalan. Kalau cair belum. Masih dalam proses," terangnya.

Mengenai kesiapan administrasi yang perlu diselesaikan sebagaimana disampaikan Bupati Kampar, Afrizal mengatakan bahwa hal itu memang memerlukan waktu tambahan untuk mempersiapkan. Seperti kotak suara yang masih belum sampai ke seluruh desa. "Di dalam Kotak suara itu harus diisi," imbuhnya.

Afrizal menambahkan, logilstik seperti kotak suara dan bilik suara semua belum tersalur.

"Masih butuh waktu supaya jangan terburu. Akan dijumpai kesalahan di hari h jadi bumerang ke panitia," ulasnya.
Sumber : Cakaplah.com
×
Berita Terbaru Update