Notification

×

Iklan

Mendengarkan Musik Lewat HP Ketika Hujan Lebat, Seorang Remaja Tersambar Petir Dikamarnya

09 November 2020 | Monday, November 09, 2020 WIB Last Updated 2020-11-12T00:13:46Z

 Kampoeng News

KAMPOENG NEWS.COM.Nasib malang dialami HP (15), seorang remaja asal Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.


Pasalnya, saat sedang asik mendengarkan musik di ponselnya, ia justru tewas tersambar petir.


Peristiwa naas tersebut terjadi pada Minggu (08/11/2020).


Sebagaiman dilansir dari Tribunpekanbaru.com, Kapolsek Kutasari AKP Agus Amjat Purnomo mengatakan, saat kejadian itu korban diketahui sedang bersama dengan temannya berinisial BNP (16) berada di dalam kamar saat hujan deras dan disertai petir.


Untuk mengisi waktu, mereka mendengarkan musik yang ada di ponsel. Tapi tak disangka, petir menyambar hingga membuat mereka terpental.


Polisi mengecek lokasi remaja tersambar petir di Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (8/11/2020).


"Saat itu saksi dan korban sedang mendengarkan musik melalui ponsel. Tiba-tiba terdengar suara petir yang cukup keras menyebabkan saksi dan korban berikut ponselnya terpental," kata dia, Senin (9/11/2020).


Korban dan temannya seketika terpental. Demikian juga dengan handphoennya juga terpelanting ketika sambaran petir mengagetkan keduanya.


Korban yang sudah lemas sempat memeluk temannya dan menangis. Sampai akhirnya korban dinyatakan tewas.

HP (15) meninggal dunia akibat tersambar petir di dalam kamarnya, temannya dibikin syok dengan peristiwa tersebut. 


Setelah tersambar petir itu, korban sempat memeluk rekannya dan menangis dalam kondisi sudah lemas.


Temannya yang berinisial BNP itu kemudian berteriak minta tolong, hingga akhirnya orangtua korban dan warga berdatangan.


Meski saat itu korban sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun naas nyawanya tak berhasil tertolong.


"Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Padamara. Namun karena kondisinya kritis selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Siaga Medika Purbalingga. Saat dilakukan pemeriksaan di rumah sakit korban dinyatakan sudah meninggal dunia," ujar dia.


Menyikapi musibah itu, Agus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat terjadi hujan deras dan sebaiknya tidak menyalakan alat elektronik.


"Walaupun berada di dalam rumah saat turun hujan disertai petir sebaiknya tidak menggunakan barang-barang elektronik. Karena berpotensi menarik arus listrik dan bisa menyebabkan tersambar petir," tandasnya.

Sumber : TRIBUNPEKANBARU.COM

×
Berita Terbaru Update