Notification

×

Iklan

Iklan

Kerbau Liar Di Siabu Di Jerat Warga, " Kami Hanya Ingin Tahu Siapa Pemiliknya" .

13 January 2020 | Monday, January 13, 2020 WIB Last Updated 2020-01-14T07:49:45Z
Kampoeng News
Ilustrasi
Siabu-Kampoeng News. Kerbau liar semakin meresahkan warga Sungai Abang desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar, hal ini di sampaikan oleh beberapa orang warga yang setiap hari sering menjumpai kawanan kerbau yang diliarkan oleh pemiliknya melewati kebun karet miliknya.

Karena merasa jengkel, beberapa warga Sungai Abang melaporkan kepada warga lainya agar yang memiliki kerbau tidak melepaskan begitu saja, karena sangat merugikan warga lainya.

Keluhan seperti ini sering disampaikan  ke  pemerintahan desa  setempat, namun sebagian warga bahkan menganggap beternak kerbau dengan melepaskan dan diliarkan sudah merupakan tradisi nenek moyang dulu dan susah untuk di rubah lagi.

Tanggapan seperti ini membuat sebagian warga yang tidak mempunyai hewan ternak kerbau, dan yang merasa dirugikan merasa jengkel.

Bahkan diantara warga sering membuat jerat agar kebau terperangkap,dan bisa di tangkap  untuk dilaporkan kepada pemiliknya supaya  dimintai ganti rugi atau sekedar himbauan agar kerbaunya di kandangkan dengan baik.

Bahkan beberapa hari terakhir, ada laporan dari warga bahwa  dikebun miliknya ada dua ekor kerbau yang terkena jerat warga, sebagaimana di sampaikan oleh warga yang tidak mau disebutkan namanya, " sudah tiga hari kerbau Terjerat di kebun saya, sudah saya kasi tau warga lain, tapi tidak ada yang mengaku dan datang mengambilnya..ya akhirnya saya biarkan saja, yaa paling mati kerbaunya" ungkap beliau.

" Sebenarnya kami juga kasian liat kerbau kelamaan Terjerat disini, karena kami juga takut untuk melepaskan, kerbaunya galak, ya kami biarkan saja, kami hanya ingin tahu siapa pemiliknya, sampai sekarang masih di sana kerbaunya" tambah warga lainya.

Harapan warga supaya hal ini menjadi perhatian serius bagi pemilik kerbau liat tersebut, agar tidak merugikan warga yang lainya.


×
Berita Terbaru Update