Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Ekonomi Warga Sungai Abang Rusak Berat, Warga Mengeluh" Kapan Mau Di Aspal Ya?

28 December 2019 | Saturday, December 28, 2019 WIB Last Updated 2019-12-29T07:03:26Z
Kampoeng News


Kampoengnews.com –SIABU.  Jalan sepanjang lebih dari 3 kilometer di dusun Pinaso desa  Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar Riau,yang tembus ke desa Bukit Melintang rusak berat.

Selama , hampir beberapa tahun terakhir jalan  rusak tersebut  belum kembali di perbaiki oleh pemerintah daerah setempat, memang dulu pernah di adakan pengerasan, namun karena jenis tanahnya liat, sehingga mudah rusak jika sering terkena hujan.

Selain menjadi jalan lintas antar desa, sebagian besar masyarakat menjadikan sebagai jalan utama menuju ke perkebunan mereka, karena hampir 50 persen area perkebunan warga, sawit dan karet melewati jalan tersebut.

Warga kesal karena jalan rusak dan berlumpur bisa membahayakan pengguna jalan, karena sering warga terjatuh dengan kondisi  jalan yang rusak parah.

Apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini, jalan juga sering menjadi langganan banjir, karena bahu jalan sama tingginya dengan sungai  yang melintasi jalan tersebut.

" Kami sangat mengharapkan pemerintah desa atau Pemda kabupaten segera mengusulkan jalan ini agar di bangun, dan kami  warga sangat senang jika bisa di aspal" ujar salah seorang warga Pinaso.


Sejumlah warga di sekitar lokasi menyebutkan, pembahasan mengenai jalan rusak setiap tahunnya selalu disampaikan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbangdes).

Namun, hingga saat ini, jalan yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan di sekitarnya ini tak kunjung dibenahi pemerintah.


Andreanto, salah satu warga setempat mengatakan, kondisi jalan yang mirip kubangan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, apalagi warga melintas dengan muatan sawit atau getah karet yang beratnya hampir ratusan kilo". Ungkap beliau.

Banyak pengendara motor dan sepeda terjebak di dalam lubang yang berlumpur.

“Kerusakan jalan memang sudah lama dan selama ini hanya ditimbun tanah. Sebetulnya, ini salah satu target yang akan dibenahi pemerintah. Hanya saja, karena musim penghujan, warga resah karena belum ada tanda-tanda akan dibenahi," kata salah seorang warga.

×
Berita Terbaru Update