Notification

×

Iklan

Bertani Solusi Paling Tepat Di Masa Pandemi Sampai Kiamat

Jumat, Juli 09, 2021 | 03:57 WIB Last Updated 2021-07-08T21:06:11Z
Foto : Paktanidigital.com

KAMPOENG NEWS.COM -  Bertani itu bercocok tanam. Menanam apa saja. Terutama tanaman penghasil bahan makanan. Makanan pokok.

Orang tua mengajarkan, tanamlah tanaman yang menghasilkan. Buah, bunga, buah dan bunga, dan atau kayu-kayuan.


Bagi petani sebagai profesi, tentu utamanya menanam padi, palawija, dan sayur mayur dan tanaman penghasil buah buahan.


Di masa Pandemi Covid 19, sejak setahun lalu sampai waktu yang belum pasti, bertani atau bercocok tanam adalah solusi paling tepat sampai kiamat.


Indonesia negara agraris.  Terletak di wilayah antara 23,5 derajat LU sampai 23,5 derajat LS. Rerata memiliki suhu udara tinggi. Curah hujan tinggi. Sinar matahari sepanjang tahun. Tekanan udara rendah. Perubahan cuaca secara beraturan. Sangat baik dan sehat untuk penguatan ekonomi di masa pendemik covid-19. Sangat tepat menggerakkan kembail pertanian keseluruh penjuru negeri.


Diketahui konsentrasi penambahan jumlah terinveksi covid-19 terjadi di daerah perkotaan. Bukan di pedesaan. Kehidupan di Desa lebih sehat dibandingkan dengan di perkotaan.


Indonesia didukung oleh iklim tropis. Pertanian yang dikelola secara profesional akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat bangsa dan negara. Seperti pada jaman orde baru. Indonesia pernah menjadi negara dengan swasembada pangan.


Untuk mengajak masyarakat mau bercocok tanam, tokoh masyarakat dan pemerintah harus secara bersama memulai memberikan contoh kongkrit. Dimulai dengan ajakan, gerakan dan kebijakan. Bisa secara nasional, regional, dan atau lokal. Menyesuaikan kearifan masing masing daerah.


Harapan Masyarakat Prasejahtera (HMP) menginginkan untuk menciptakan lapangan kerja di bidang pertanian. Masyarakat petani mengharapkan Indonesia dapat mengulang sukses seperti pada jaman orde baru. Hasil panen melimpah. Petani hidup makmur. Harga pupuk dan obat-obat pertanian terjangkau.


Ketersediaan lahan cukup. Pembukaan lahan baru. Pembagian bibit pertanian dilakukan pemerintah dan masyarakat seiring sejalan. Sangat baik bagi masyarakat prasejahtera dan petani. seperti program transimigrasi pada jaman orde baru.


Pembagian bibit secara gratis adalah berita gembira yang dinantikan oleh mayoritas petani Indonesia dan juga cocok diterapkan pada era wabah virus C-19. Karena banyak sekali sumber daya manusia kehilangan pekerjaan pada sektor industri dan jasa di perkotaan.


Kesampingkan isu politik agar bidang ekonomi tidak semakin terpuruk. Para elit harus memiliki kesadaran, bahwa kontek politik dan berpartai adalah tanggung jawab ke rakyat bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.


Rakyat membutuhkan ketulusan para elit bangsa ini. Kesampingkan kekuasaan, demi terwujudnya kesejahteraan rakyat Indonesia. Bangun kembali ekonomi dengan bertani agar keluar dari keterpurukan di berbagai bidang.


(Ahmad Saleh- Infodesa.id)

×
Berita Terbaru Update