Notification

×

Iklan

Iklan

Pivi, Mahasiswi Cantik Asal Siabu, Lulus Dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau Dengan Nilai Memuaskan

03 September 2021 | Friday, September 03, 2021 WIB Last Updated 2021-09-14T11:18:20Z
Foto : Pivi Yordani Eka Pelita, di fakultas Kedokteran Universitas Riau

1.780 Views

KAMPOENG NEWS.COM- SALO. Pivi Yordani Eka Pelita, adalah nama lengkap Mahasiswi cantik asal Desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar. Mahasiswi 22 tahun ini baru saja menyelesaikan kuliah di fakultas kedokteran Universitas Riau ( UNRI), dan diwisuda 28 Juli 2021 yang lalu.

Putri sulung pasangan bapak Yuono dan Ibu Yoriana ini termasuk mahasiswi yang lulus dengan IPK tertinggi, hampir mendekati 3,50 dari 4,00 nilai sempurna.

Dengan hasil IPK cukup memuaskan, cewek cantik yang dikenal ramah dan murah senyum ini menjadi satu-satunya mahasiswi kedokteran di desa Siabu yang mempunyai gelar S.Ked ( Sarjana kedokteran) saat ini.

Hal ini tentunya sangat membanggakan, khususnya bagi keluarga, karena semua orang tahu untuk kuliah di kedokteran memerlukan SDM yang mumpuni, seperti kecerdasan, kegigihan, dan niat yang kuat.

Sejak mulai pendidikan sekolah dasar, pivi dikenal sebagai siswi yang cerdas, hampir di setiap pengumuman juara selalu mendapat rangking pertama, prestasi juara dia raih dari SD, SMP hingga SMA.

Selain prestasi dikelas, pivi juga memiliki banyak prestasi di kegiatan ekstrakurikuler di antaranya.

1. Juara 1 FLS2N Tari tingkat Kabupaten tahun 2016
2. Juara 1 TAP MPR RI tahun 2016
3. Juara 3 Poster ilmiah tingkat Universitas tahun 2018
4. Perwakilan provinsi Riau pada kemah budaya Nasional di Sulawesi Barat tahun 2014
5. Juara 2 tingkat penggalang provinsi Riau tahun 2014.

Dan banyak lagi prestasi yang berhasil diraihnya, dengan segudang prestasi yang dimiliki, kuliah di kedokteran Universitas Riau bagi pivi tidak terlalu sulit.

" Alhamdulillah pak, kuliah udah selesai, itu semua berkat doa kedua orang tua yang selalu memberikan motivasi dan dukungannya. Dan Alhamdulillah  selama ini beasiswa dari provinsi kita juga dapat, bisalah membantu biaya kuliah,  dan dari kabupaten Kampar kita masih dalam pengurusan, mudah mudahan berhasil, untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya" ungkapnya.

Untuk mendapatkan gelar sarjana kedokteran (S.Ked) tidaklah mudah,  harus berjuang agar lulus di ujian. Karena di fakultas kedokteran berbeda dengan fakultas-fakultas lainnya. 

Apalagi untuk mendapatkan gelar dr.(dokter) tidaklah gampang, perlu kesungguhan, juga dukungan materil sudah pasti, selain itu perlu menjalani serangkaian proses yang panjang, mulai dari belajar S1 kedokteran dan mendapatkan gelar S.Ked.

Lalu menjalani program profesi atau KOAS, mengikuti ujian sertifikasi, dan melakukan intership agar mendapatkan Surat Tanda Registrasi atau STR untuk dokter. Jika ingin mengambil gelar spesialis, maka akan menjalani pendidikan yang lebih panjang lagi.

Namun semua itu bagi Pivi bukalah suatu yang sulit, didukung prestasi sebelumnya ketika duduk di bangku sekolah, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah dan tingkat atas, selalu mendapatkan juara, dengan nilai yang membanggakan.

Ditambah kegigihan dan kedisiplinan serta keuletan, maka gelar Sarjana Kedokteran ( S.Ked) saat ini telah melekat di ujung namanya.
×
Berita Terbaru Update