Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan ylx

Adssense 234x60

Pengurus Masjid Baitul Makmur Desa Siabu Bersama Masyarakat Makan Bejambau Bersama Sambut Ramadhan 1443 Hijriyah

Sabtu, Maret 26, 2022 | 19:35 WIB Last Updated 2022-03-26T13:12:59Z
suasana makan bersama jamaah Masjid Baitul Makmur Disa siabu kecamatan salo kabupaten Kampar dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan

560 Views

KAMPOENG NEWS.COM - SALO. Sejumlah ibu-ibu berjalan beriringan membawa jambau untuk disantap kaum pria pada acara Makan Bajambau menjelang bulan suci ramadan di Masjid Baitul Makmur Desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar  Riau, Jumat (25/3/2022).

Makan Bajambau, adalah salah satu tradisi yang sampai sekarang tetap dilestarikan masyarakat di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Acara ini tak hanya diadakan pada hari besar atau pesta pernikahan, tetapi juga dilakukan saat menyambut bulan suci Ramadhan.

Ibu-ibu sedang menikmati makan bersama di masjid Baitul Makmur siabu

Warga desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar, masih setia melakukan tradisi ini.

Makan Bajambau artinya makan bersama yang dihidangkan di dalam suatu wadah bernama dulang atau talam. Tempat hidangan itu disebut dengan jambau.

Dulang yang disebut Ughang Ocu, itu biasa digunakan sebagai tempat hidangan makanan pada acara adat.
Penutupnya pun unik, yaitu menggunakan tudung yang terbuat dari pelepah pinang yang dicat merah warna warni.

Setiap jambau, berisi nasi dan lauk pauk. Satu jambau biasanya disantap empat sampai lima orang.
Tahun ini, warga tiga Dusun desa Siabu mengadakan acara Makan Bajambau, Jumat (25/3/2022) atau seminggu jelang puasa.

makan bersama yang dibawa oleh ibu-ibu dengan berbagai macam resep masakan

Acara ini memang sengaja diadakan warga setiap hari Jumat, sesudah para pria melaksanakan shalat Jumat.
Sehari sebelum acara, ibu-ibu sudah membuat berbagai masakan yang akan dihidangkan keesokan harinya.
 
Mereka memasak aneka makanan di rumah masing-masing. Beberapa santapan yang menjadi ciri khas adalah gulai jengkol campur ikan salai atau ikan asap, giling cabe hijau campur ikan teri, serta rebusan daun ubi dan terong.

Jumat pagi, ibu-ibu mulai mengantar jambau ke lokasi acara, yaitu di Masjid Baitul Makmur, informasi membawa makanan sebelumnya telah di sampaikan oleh pengurus Masjid.

Sebelum acara makan bejambau dilaksanakan, pengurus Masjid bersama masyarakat saling bersalaman dan bermaafan. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahim antar masyarakat.

Pengurus Masjid Bapak Reinol mengatakan bahwa tradisi Makan Bajambau rutin diadakan setiap menyambut bulan suci Ramadhan.

bapak-bapak sedang menikmati makanan yang dibawa oleh ibu-ibu dalam acara makan bersama di masjid Baitul Makmur desa siabu

"Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, kami selalu mengadakan Makan Bajambau. Selain itu, kami juga bermaafan", ungkapnya, Jumat (25/3/2022).

Ia menyebutkan, tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun. Sampai hari ini, warga tetap melestarikannya agar tidak hilang ditelan zaman.

Menurutnya, tradisi Makan Bajambau ini dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga.

"Tradisi ini akan terus kami hidupkan. Melalui acara ini, kami dapat menjalin hubungan silaturahmi. Yang pergi merantau kembali pulang dan makan bersama di acara ini," ucap dia.

Ia juga berpesan, bagi generasi milenial agar dapat meneruskan tradisi Makan Bajambau.

"Karena di acara inilah kita bisa berkumpul dan makan bersama menjelang puasa," tambah Reinol

Sementara itu, tambahnya tradisi Makan Bajambau, tidak ada dana khusus yang disiapkan untuk membuat acara ini. Biaya untuk masak memasak, ditanggung sendiri oleh masing-masing warga.
×
Berita Terbaru Update