Notification

×

Iklan

14 Dari Puluhan Warga yang Ditemukan Misterius di Hutan Agam Ditemukan, Sisanya!

05 October 2020 | Monday, October 05, 2020 WIB Last Updated 2020-10-05T16:49:34Z
KAMPOENG NEWS. Di lansir dari media Nasional terkemuka JPNN.com, 14 Dari Puluhan Warga yang Ditemukan Misterius di Hutan Agam Ditemukan, Sisanya.

Sebanyak 14 dari 86 warga Nagari Suayan, Kabupaten Lima Puluh Kota yang hilang di kawasan hutan Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sudah ditemukan pada Minggu siang (4/10).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal kepada wartawan di Lubuk Basung menyebutkan 14 orang warga yang sudah ditemukan dalam kondisi sehat.
 
Puluhan warga dilaporkan hilang pada Sabtu (3/10) sore karena tersesat di hutan. BPBD Agam pun telah mengerahkan tim untuk melakukan penyisiran dibantu warga setempat.

Selain 5 orang Anggota Satgas dan Pusdalops, pencarian juga melibatkan Pemerintah Kecamatan Kamang Magek, Nagari Kamang Hilia dan masyarakat sekitar sebanyak 20 orang.

Nagari Kamang Hilia perbatasan dengan Nagari Suayan Kabupaten Limapuluh Kota, kata Syafrizal.

Tim gabungan melakukan pencarian dengan menelusuri Bukik Batu Bajak, tak lama setelah laporan diterima diterima.

Menurut Syafrizal, puluhan orang warga ini memasuki hutan di Kabupaten Agam untuk mencari sumber mata air yang bakal dijadikan objek wisata.

Hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan. "Kita berharap warga ini ditemukan dalam waktu dekat dengan kondisi selamat," ujarnya.

Puluhan warga itu memasuki hutan di wilayah Agam pada Sabtu (3/10) pagi. Pada Sabtu sore mereka masih bisa dihubungi melalui telepon genggam sekitar Pukul 20/30 WIB. Saat itu, mereka mengaku telah merujuk pada bekal.

Setelah menerima informasi itu, sekitar 30 orang warga Suayan mencari keberadaan mereka dipandu tiga orang masyarakat Jorong Babukik, Nagari Kamang Hilia.

Sampai Sabtu malam pencarian itu tak membuahkan hasil. Baru pada Minggu siang ditemukan 14 dari puluhan orang hilang tersebu.

Informasinya belasan warga yang ditemukan ini merupakan rombongan pertama yang masuk hutan di daerah Simarasok, Kecamatan Baso, Agam.

Sebelumnya Kepala Badan Pelaksana BPBD Agam Muhammad Luthfi menyampaikan data yang berbeda. Dia menyebut warga yang hilang 77 dari 91 orang yang masuk hutan. Sebanyak 14 orang di antaranya sudah ditemukan. 

Sumber : jpnn.com
×
Berita Terbaru Update