Notification

×

Iklan

Harga Karet Dan Sawit Mulai Merangkak Naik, Petani Karet Dan Sawit Siabu Sumringah...!!

26 September 2020 | Saturday, September 26, 2020 WIB Last Updated 2020-10-17T06:42:37Z

Sumber foto : pikiran-rakyat.com  
KAMPOENG NEWS-SIABU -  Karet dan sawit merupakan hasil komoditi andalan masyarakat Desa Siabu kecamatan Salo kabupaten Kampar. Jika harga kedua komoditi ini anjlok maka roda perekonomian masyarakat juga mengalami penurunan.

Beberapa pekan terakhir kedua harga komoditi karet dan sawit sudah mulai membaik. Berdasarkan data yang diperoleh dari salah seorang toke atau pembeli karet Sabtu, 26 Sebtember 2020, bahwa harga karet mulai membaik. Untuk harga karet bersih sudah mencapai Rp 7.200 ribu per kilogram. Sementara karet campuran Rp 6,5 ribu per kilogram.
 
“Harga karet  sudah mulai naik dari biasa,” ujar toke tersebut, namun kita juga belum tau, apakah akan terus naik atau turun lagi", ungkapnya.
 
Sedangkan untuk harga Tandan Buah Segar (TBS) hasil penelusuran mencapai Rp 1.400 per kilogram. Di tingkat pembeli ke petani sudah ada yang mencapai Rp 1400 per kilogram.

Hal ini juga dibenarkan oleh beberapa penjual sawit beberapa hari yang lalu, " memang harga sawit sudah mulai naik, saya kemaren jual ke peron sudah sampai 1400 perkilonya", ujarnya.

Naiknya harga sawit dan karet tentunya membuat petani karet dan sawit desa Siabu sumringah, hal ini wajar karena beberapa tahun terakhir harga kedua komoditas tersebut selalu jauh dari harapan para petani.

" Alhamdulillah lah pak, sawit dan karet sudah mulai naik, ya harapan kami terus naik lah, kalau karet sudah 9000 saja kami sudah sangat bersyukur, terbayar capek dan hasilnya pak, juga bisa memenuhi kebutuhan hidup" ujar salah seorang petani karet.

Sementara warga yang mempunyai kebun sawit juga berharap semoga harga sawit terus naik dan tetap bertahan 1500 sudah sangat membantu petani.

Dengan naiknya kedua harga komoditas di atas, tentunya menjadikan petani lebih semangat untuk merawat dan memelihara kebun mereka, sehingga bisa di andalkan untuk sumber perekonomian warga.




×
Berita Terbaru Update